11 Agustus 2019 07:56:24
Ditulis oleh Admin

Khutbah 'Iedul Adha, Ustadz Nawawi Ajak Teladani Nabi Ibrahim AS.

simorejo-widang.desa.id - Ustadz Nawawi, S.Pd.I atau yang biasa dikenal dengan Mbah Naw menjadi Khotib dalam sholat 'Iedul Adha 10 Dzulhijjah 1440 H di Masjid Jami' At-Taqwa Desa Simorejo, Ahad (11/8/2019).

Dalam khutbahnya, salah satu pengasuh Pesantren Al-Falah tersebut mengingatkan jamaah untuk mengambil pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim AS. dan putranya Ismail AS.

Ia mengingatkan diantara pelajaran yang bisa diambil dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya adalah tentang kepatuhan seorang hamba terhadap perintah Allah SWT dan bakti seorang anak kepada orang tuanya.

Dikisahkan Nabi Ibrahim AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Ismail AS. sebagai bukti ketaatan kepada Allah SWT, mengetahui perintah tersebut sang putra tanpa ragu-ragu memberikan dirinya untuk dikorbankan. Pada akhirnya karena kepatuhan dan keta'atan mereka berdua Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba untuk dikorbankan.

Dalam khutbahnya, Mbah Naw juga mengingatkan bahwa penyembelihan hewan kurban adalah simbol kepatuhan seorang hamba kepada Allah SWT.  Namun esensi sesungguhnya berkorban adalah bentuk solidaritas kita kepada sesama untuk mengharap ridlo Allah SWT.

Sebagai penutup khutbahnya Mbah Naw menyampaikan sebuah hadits tentang keutamaan berkurban dari 'Aisyah radliyallahu anha :

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya:

Dari Aisyah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah ‘Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi)

"Oleh karena itu bagi yang mampu marilah kita berkurban dengan hewan kurban terbaik, sebagai bukti kepatuhan kita kepada Allah SWT dan berbagi kepada sesama", tutupnya. (ms/srj)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus